Tampilkan postingan dengan label progress. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label progress. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Mei 2012


PERIZINAN
16 Mei 2012 pukul 14.00            
              Darmadi Madi melakukan pertemuan dengan pihak sarana dan prasarana ITB untuk meminta izin penggunaan lahan sebagai tindak lanjut dari pertemuan 12 Mei kemarin. Selengkapnya berikut kronologisnya:            “Pada 16 Mei kemarin, Saya menemui pihak sarana dan prasarana. Di sana saya bertemu  dengan Pak Tatang. Beliau ini adalah pihak yang betanggung jawab terhadap sarana prasarana Asrama Rusunawa ITB.
              Pertama saya jelaskan maksud kedatangan saya dan sedikit basa basi. Berikut adalah hasil pertemuan:

Senin, 14 Mei 2012


RAPAT carcis dengan pak RT 07


WAKTU DAN TEMPAT

Rumah pak RT 07, Sabtu, 12 Mei 2012, jam 18.35- 20.00

PESERTA

1.   Pak wawan
2.   Heriawan
3.   Darmadi
4.   Mirna
5.   Gressia

PROGRESS DARI PAK RT

1.   Pada hari minggu, sekitar 3 minggu yang lalu telah dilakukan kerja bakti di tempat pembuangan sampah yang terletak di dekat tower. Tempat pembuangan sampah telah ditutup dan dialihkan ke Ciloa. Namun masih meninggalkan pro dan kontra dari warga sekitar.

2.   Tim yang dibentuk belum dapat bekerja dengan efektif (belum ada tindak lanjut dari sosialisasi yang 3 minggu lalu dilakukan), dikarenakan sibuk dengan pekerjaan pribadi.

3.   RENCANA YANG DISEPAKATI
a.    Pengomposan

SOSIALISASI PENGOLAHAN SAMPAH RT 07 CISITU LAMA
Jumat, 20 April 2012 Pukul 18.30 s.d 21.15 WIB

Peserta : 
1.        Bapak Ali (Moderator)
2.        Bapak Wawan (Ketua RT 07)
3.        Bapak Sukiman
4.        Bapak Oyo
5.        Bapak Edi
6.        Bapak Yaya
7.        Bapak Hidayat
8.        Bapak RW
9.        Bapak Mantan RW
10.     Bapak RT 06
11.     Ibu Mun
12.     Ibu Lia
13.     Ibu Odah
14.     Agus Badra DKK
15.     Tim CARCIS 

Pemaparan :
1.    Pembukaan oleh Moderator

2.    Sambutan Ketua RT
RT 07 belum berani bergerak lebih jauh karena belum mendapatkan solusi yang sesuai 

3.    Sambutan Perwakilan RW
Sudah ada usaha untuk menangani sampah karena cukup banyak yang complain (sebut saja Ibu Mun, yang tinggal di daerah pembuangan sampah)
Harapan : Langkah ini (read: pengolahan sampah) bisa menjadi nyata”
  1. Penjelasan dari Darmadi mengenai Gambaran Pengolahan Sampah
5.    Presentasi dari Mirna mengenai 3R

6.    Presentasi dari Soli mengenai pembuatan Kompos

Kamis, 10 Mei 2012


PROGRESS ON MARCH

Pada bulan inilah CARCIS mulai melakukan pengumpulan sumber daya secara close recruitment. Pada bulan ini pula dilakukan penggodokan visi dan konsep agar setiap orang memiliki pandangan yang tujuan yang sama.

Berikut catatan progress kami:

Kumpul Perdana Tim (8 Maret 2012, 18.00-19.30)
Kamis, 8 Februari 2012, kumpul perdana di KBL mulai jam 18.00-19.30, hadir saat itu Iqbal, Cupsy, Heri, Rolam, Nita, Mirna, Nadia, Ikhwan, Sangga, Ochen, Dono, dan Sabilil. Dilakukan pendataan/penyusunan database anggota tim, sosialisasi latar belakang + agenda project, dan disepakati dua hari kemudian (Sabtu, 10 Februari 2012) untuk survey langsung ke lokasi.

Temu Pak Zainal dan Tim + Survey Lokasi (09.00-13.-00)
Sabtu, 10 Maret 2012, bertemu bersama Pak Zainal di Lab Polimer. Selanjutnya survey lokasi. selengkapnya lihat di sini.

Senin, 07 Mei 2012


CARCIS
(Care for Cisitu)

CARCIatau biasa disebut "KARCIS" adalah sebuah community development yang terbentuk dari keprihatinan mahasiswa ITB atas kondisi lingkungan masyarakat sekitar kampus ITB khususnya masyarakat di daerah Cisitu. 

Berawal dari keprihatinan Iqbal Novramadani dan Darmadi Madi terhadap masalah sampah yang tak kunjung selesai di sekitar asramanya membuat mereka berinisiatif untuk membuat comdev ini. Ide ini kemudian disebarkan dari mulut ke telinga sehingga terkumpullah beberapa mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu yang tertarik untuk membantu menyelesaikan masalah ini. Pada Kamis, 8 Maret 2012, diadakanlah kumpul perdana membahas apa yang mampu comdev ini lakukan untuk masyarakat sekitar terkhusus masyarakat Cisitu RT 07/ RW 12.
Melalui beberapa pertemuan, diputuskan bahwa comdev ini akan menyoroti dua masalah penting: sampah dan pendidikan. Pengelolaan sampah yang kurang memadai dan pendidikan anak-anak yang kurang berkualitas menjadi prioritas utama comdev ini.

Oleh karena itu, CARCIS mengusung empat program utama :
  •  KOMPOS
  • Sebagai salah satu solusi dari sampah yang terus menumpuk, pembuatan kompos dari sampah organik, bisa menjadi andalan. Keranjang Takakura adalah salah satu metodenya. Setelah jadi, kompos kemudian digunakan sendiri oleh masyarakat sebab jika dijual nilai ekonomisnya tidak terlalu tinggi. Program kompos ini direncanakan akan diintegrasikan dengan program pertanian sederhana seperti penanaman padi pot, dll.
  • KERAJINAN
  • Selain sampah organik, sampah nonorganik seperti plastik bekas pun harus ditangani sebab tingkat penggunaan plastik di rumah tangga pun terbilang tinggi. Program kerajinan bisa menjadi jawaban. Sampah plastik bisa diolah sedemikian rupa sehingga memiliki nilai guna dan nilai ekonomis. Misalnya, pembuatan tempat pensil, atau tas dari plastik bekas.

  • PENDIDIKAN
  • Pendidikan yang direncanakan oleh Kang Riki (aktivis pendidikan setempat) sebenarnya ada dua, yaitu PAUD dan bimbingan belajar. Hanya saja, melihat dari kemungkinannya, untuk saat ini akan dimulai dengan bimbel dulu. Bimbel ini sudah beberapa bulan non-aktif. Teknis yang akan dilakukan adalah merekrut mahasiswa ITB untuk menjadi pengajar tetap minimal 7 orang dan freelance. Bimbel direncanakan oleh Kang Riki rutin setiap hari minggu sore. Diusulkan tempat di Asrama Sangkuriang, tapi belum ada teknis penanganan jika terjadi hujan dan jalan yang aman untuk anak-anak, belum lagi fasilitas papan tulis dan spidol tidak tersedia di Asrama Sangkuriang. Akan tetapi hingga saat ini, semua masih menjadi wacana dan perlu diimplementasikan secepatnya.

  •  PENYULUHAN
  • Untuk memulai suatu program dalam penanggulangan sampah di Daerah Cisitu dan perbaikan pendidikan, serta penanggulangan masalah lainnya diperlukan adanya penyampaian informasi yang tepat sasaran sehingga dapat diharapkan menimbulkan partisipasi aktif dari warga.
Empat program ini masih bisa berkembang mengikuti kebutuhan dari masyarakat setempat.

Agar program-program ini dapat terlaksana dengan baik, tentunya CARCIS sangat membutuhkan uluran tangan dari teman-teman semua yang terpanggil untuk membantu masyarakat sekitar. Semakin banyak tangan yang bekerja, niscaya program-program ini akan semakin cepat terlaksana dan baik adanya.

Dare to join us?
Let’s show that we "Care for Cisitu"